Temanku dari Makassar sampai Belanda

29 Mar 2012

kiat-sukses-belajar-bahasa-inggrisBahasa Inggris. Salah satu mata pelajaran yang dari Sekolah Dasar dulu saya sukai. Saking sukanya, saya selalu menyisihkan uang saku saya agar bisa les Bahasa Inggris. Dan kelas 3 SD baru terwujud, sekali pertemuan bayar 1000 rupiah. Cukup mahal juga jaman dulu, mesti mikir-mikir dulu kalau mau datang les. Uang saku saya setiap harinya hanya 500 rupiah, jadi kudu ekstra ngirit biar bisa ikut les di hari Sabtu.

Nah, dari les Bahasa Inggris ini, aku memperoleh banyak teman dari SD-SD lain. tentu senang, bahkan kami masih saling ingat saat SMA kami saling dipertemukan.

Saat SMA, saya juga mulai menabung lagi agar bisa join disalah satu khursusan Bahasa Inggris di desa saya, jika UN selesai. Maklum, saat SMA saya tak lagi minta uang Saku di Ibu, jadi kudu ekstra hemat agar bisa khursus. Dan akhirnya saya bisa khursus disini meski hanya 2 minggu. disini saya bertemu banyak sekali teman-teman dari hampir seluruh pelosok Indonesia. Dari yang asli Sumatra sampai dari NTT. Kami belajar bersama, perbedaan suku, adat, ras dan agama tak ada disin. Kami sama-sama belajar bahasa Inggris. Meski sekarang kami sudah tidak bertemu lagi, kami masih saling menanyakan kabar melalui Facebook.makassar
Dari sini saya menemukan teman-teman baik, mereka dari Makassar. Belajar bahasa inggris sangat membantu saya mendapatkan teman-teman seperti mereka. Tentu saya sangat bersyukur, tak hanya ilmu yang saya dapat, namun juga teman bahkan saudara.

Tambah senang lagi saat saya bisa bertemu dengan orang asing dan mengobrol sebentar. Seperti saat di Malang kemaren, saya bisa mengobrol dengan Turis dari Australia yang sedang berlibur tahun baru disitu. mereka sekelaurga, ber-5 mengelilingi Kota Malang. Tambah teman lagi kan??malah dari luar negeri langsung..heheriawithturis

Nah, sekarang musimnya twitter. Saya malah lebih mudah mendapatkan teman dari luar negeri. Seperti salah satu teman saya yang satu ini. Dia fans beratnya Asa, bintang luar negeri yang sejujurnya saya tidak tahu siapa itu Asa.hhe, tapi saya ngikut aja saat dia bercerita. Saat gantian saya yang bercerita, tentu saya bercerita tentang Indonesia, sayangnya dia tidak tahu tentang Indonesia. Namun, saat saya menyebutkan Bali, dia langsung respon dan ingin sekali ke Bali, karena salah satu temannya baru saja berlibur ke Bali dan bercerita kepadanya tentang keindahan Bali. Tenyata lebih masyuran nama Bali daripada Indonesia ya??O.o

back to More English More Friends. Nah, dari sini, saya jadi semakin ingin belajar dan terus belajar bahasa Inggris. Apalagi impian saya dapat kuliah diluar negeri. Dan teman sangat penting, agar kelak diluar negeri sudah ada yang mengenal saya. semoga saja, dan harapan saya, semoga saya dapat join di TBI Darmo Kali, Surabaya. Karena Surabaya yang paling dekat dengan domisili saya saat ini :)

Disertakan pada lomba Blog Entry bertema Inspiring and Empowering through TBI, kerja sama Blogfam dan http://www.tbi.co.id


TAGS Temanku dari Makassar sampai Belanda more english more friends


-

Author

Follow Me