Aku Phobia jadi Public Speaker tapi ternyata aku BISA!!

11 Apr 2012

riaPublic Speaking, atau berbicara dihadapan orang banyak adalah salah satu hal yang paling sulit menurutku. Dan itu selalu ku coba untuk hindari sejak dulu. Entah mengapa, aku takut sekali berbicara di depan orang banyak. Takut kalau-kalau salah ngomong, takut kalau-kalau tidak bisa direspon dan merespon audien, takut kalau-kalau penampilan aku salah,dan berbagai ketakutan lainnya. Dan masalah yang paling utama adalah krisisnya rasa percaya diriku.

Tapi, entah mengapa, dari dulu aku sering sekali dihadapkan dengan hal-hal seperti ini. Pernah saat itu, aku masih duduk dikelas 3 SD. Tiba-tiba aku dan teman dekatku, Dewi [ dimana ya dewi sekarang :( #Lostcontact ] dipanggil guru bahasa Indonesia kami. Guru bahasa Indonesiaku ini paling ditakuti oleh teman-teman. Karena beliau mengajar dengan sangat disiplin dan tegas. Kami dibawa Ibu guru kami ini masuk ke ruang kelas 4. Kami diberi buku masing-masing dan disuruh membaca salah satu cerita di buku tersebut, hanya beberapa menit saja. Dan kami duduk dibangku paling depan yang sengaja dikosongkan untukk kami berdua. Kami-pun membacanya.
sudah selesai?? tanya Ibu guru kami
sudah bu.. jawab kami

Buku kami diambil, dan salah satu diantara kami disuruh maju. Dan kebetulan sekali, aku yang disuruh maju duluan. mau diapain aku ini..,fikirku. Dan ternyata, setelah aku maju, aku disuruh menceritakan apa yang aku baca tadi. Takut, tiba-tiba disuruh maju, bercerita di depan kakak kelas lagi. Haduh, rasanya aku gak sanggup. Ibu guruku ini aneh-aneh saja. Darahku rasanya naik ke kepala. Nerveous, grogi itu pasti. Kalau bahasa jaman sekarangnya, aku langsung galau tingkat dewi nich. Ltapi mau bagaimana lagi, aku sudah terlanjur dipilih oleh Ibu guru yang tak disukai kebanyakan siswa disini, aku sudah terlanjur didepan kelas, dihadapan kakak-kakak kelas 4. HUfh, bismillah.. , keluhku dalam hati sembari berdoa. Dan aku-pun mulai bercerita.

Itu pengalaman pertamaku berbicara langsung dihadapan orang banyak selain presentasi dikelas. Meski berhasil membuat kakak-kakak kelasku terkesima dengan ceritaku yang sama meski dengan bahasaku sendiri.

Meski saat itu kelas 3, dan ini pengalaman yang sangat baik untukku ditingkat selanjutnya. Tapi aku tetap saja gak percaya diri dan lagi-lagi takut dengan hal yang sama. Entah kenapa. Padahal aku saat kecil juga termasuk orang yang aktif berorganisaasi. Saat SD aku ikut pramuka, bahkan dipercaya sebagai pratama. Meski harus aku sudahi saat duduk di Tsanawiyah. Dan di tsanawiyah-lah aku mulai meninggalkan keaktifanku dengan orang luar, organisasi dan apapun namanya. Lagi-lagi aku gak tahu sebabnya. Entah mengapa. Tapi, untung saat SMA aku mulai kembali seperti aku kecil, aku mulai aktif di Majalah sekolah, berdiskusi, berkumpul dengan mereka penulis-penulis muda berbakat. Aku-pun juga mulai masuk di komunitas Blog di Sekolah, meski sepertinya komunitas ini sedikit sulit berkembang.

Kok jadi ngomongin komunitas, kembali dengan ketakutanku berbicara dihadapan orang banyak..

Nah, akupun tetap ga percaya diri untuk berbicara dihadapan orang banyak. Meski sudah berkali-kali presentasi didepan kelas, bercerita didepan kelas, tapi tetap saja kalau berbicara didepan orang banyak apa lagi gak dikenal, tambah gak percaya diri. Tapi lagi-lagi situasi ini mendekapku. Karena masuk di bagian sie acara sebuah seminar nasional di kampusku, aku di daulat sebagai MC nonformal untuk acara ini. wah, gimana gak kaget. Aku yang masih mahasiswa baru, dan baru juga masuk UKMF ini sudah disuruh jadi beginian lagi. Aku tolak terus, tapi kata kakak-kakak senior gak ada lagi yang grapyak alias ramah kayak aku..*nyengir dikit

rianah loh! Terus nasib aku gimana?aku phobia beginian. Hash. Sekitar 3 hari sebelum hari H, aku mulai kena batuk dan flu. Nah, ini kesempatanku untuk menghindari tugas ini. Saat rapat terakhir ini aku mulai menyampaikankan ketidaksiapanku karena aku lagi flu+batuk. Eh, alasanku gak diterima. Katanya pasti udah sembuh. Hufh,akupun lagi lagi kalah diserbu argumen kakak-kakak kelas. Yelah..akhirnya tiba juga hari itu. Dan ajaibnya, batuk dan fluku hilang. Akupun lagi-lagi terpaksa harus melakukan hal ini. Saat mulai membuka acara, kaku. Jelas. Ini seminar gak main-main. Pesertanya juga lebih dari 150, ditambah lagi gak cuman anak kampus, tapi anak luar kampus juga. Sedikit kesalahan ditimbulkan patnerku saat membuka acara diawal. Aku tak membuka acara ini sendiri. Nah, dari kesalahan inilah aku malah mulai percaya diri, aku menutupi kesalahan patnerku. Meski awalnya gak Percaya diri, tapi ternyata seminar ini dapat aku dan patnerku bawa dengan baik sampai usai. Ternyata aku bisa.. :)


TAGS Aku Phobia jadi Public Speaking tapi ternyata aku BISA! Public Speaking UKMF ITC Cloud Computing


-

Author

Follow Me