Dinner dengan Bos-Bos Blogdetik

8 May 2012

bandungIbu kota Periangan. Akhirnya aku injakkan kaki disini :)

Postinganku ini mungkin telat banget, but, kenapa tidak aku menceritakan tentang rasa senangku ini :)

Acara Festival TIK Wilujeng Surfing yang super keren ini bisa aku ikuti. Itu sebuah ekspetasi yang belum ada dalam benakku. Duduk di Auditorium lantai 3, di Seminar bersama 1000 orang hebat yang kebanyakan bergelut di dunia TI. Membahas tentang pembuatan BTS, yangaku sendiri belum faham tentang itu semua.

Ditambah lagi bertemu orang-orang keren yang biasa aku telusuri di dunia maya. Bertemu dengan blogger-blogger keren dari Banten, Tangerang, Bogor, sampai Papua. Ya, dan setelah seminar selesai, masih dilantai 3, aku bertemu langsung dengan orang-orang Blogdetik yang tak asing lagi. Om Karel, om Catur dan temennya( baru kenal sich..kalau dari obrolan waktu itu kayaknya om Catur ini pernah jadi Bosnya Om Karel :P ), om Fajar, dan kedua dbloggerpuma, mas Slamet and mas Lukman. Ni 5 cowok-cowok ngobrol ngalur ngidul gak tau apa sudah satu jam an kami berdiri ngobrol gak habis-habis. Sampai om Karel akhirnya ngajak kami keluar untuk makan. Pas banget, sudah seharian gak makan nich.. Hoho

Dibawah, kami bertemu dengan om Fayyas alias om yang terkenal dengan Brandingnya, Gajah Pesing ini. Dan kami-pun segera meluncur ke Kingsley, salah satu tempat yang konon terkenal banget dengan makanan khas Bandung yang T.O.P. Yup, batagor. Akupun memesan Batagor campur tentunya, pengen tahu batagor di Pare, di Bangkalan, dan disini apa bedanya. Dan ternyata emang beda banget. Menurut sepaham lidahku, batagor disini lebih empuk,lebih enak dan terasa ikannya. Panteslah terkenal :)

dinner

Disini kami juga ngobrol banyak hal, keren, gila dah pokoknya, aku, gadis dari pelosok desa *uhuk-uhuk [ Sebenarnya Pare gak desa-desa banget sich..hehe ] bisa duduk bareng, makan bareng dengan bos-bos keren kayak mereka..hoho [ yakin om Karel, om Fayyas, om Fajar, om Catur dan kawannya bakalan cengingas cengingis baca postingan gue yang lebay abis..(^^)v]

Si mas Slamet cerita juga kenapa kami mesti naik Bis sendiri gak bareng-bareng relawan TIK Jatim-Jateng. Memblonek dengan segala ketidaknyamanan. Yah, dan O t o m a t i s, aku lagi yang kena dan merasa bersalah pada 2 orang dpuma ini. Kenapa kok bisa aku yang merasa gak enak ? Ya, emang gara-gara aku mereka berdua rela ketinggalan pembukaan Festival TIK, dan secara lengap aku ceritain di Perjalanan mem-Blonekku ke Bandung.

Dengan santainya Om Catur bilang kalo seharusnya aku ikut susulan aja UTS-nya, paling-paling maksimal nilai B, soalnya saat dulu beliau jadi dosen gitu. Wwaaaaa, langsung down tuch pikiranku. Lah masalahnya aku Selasa Pagi kudu ada di kampus, ujian. Nanggung banget lagi, dalam seminggu itu, ujian cuman satu kali, ya selasa pagi itu. Nah, yang membuat aku down itu, perjalanan yang menempuh 22jam itu. Apalagi, kami kalo pulang mau bareng Relawan TIK yang laiinya. Mereka berangkat itu menempuh waktu 27 jam, ya baliknya ke Jawa Timur kurang lebih segituan. Jiiah, terus kalau baliknya Minggu setelah acara, berarti sekitar jam 7 malam berarti sampai di Surabaya jam 10 malam hari Seninnya. Lah kalo pulangnya Senin Pagi? Apa gak pusing aku. Bisa-bisa dapet maksimal B nich, padahal target matkul ini A.. - -

Setelah kenyang makan dan ngobrol kami beranjak balik ke TKP, kampus Telkom. Kami diajak muter-muter dulu nich keliling Bandung dengan segala kemacetannya. Melewati Gedung Sate, Kantornya Detik Bandung, Pasowati dan sederet tempat-tempat keren di Bandung. Sebenarnya capek juga setelah 22 jam didalam bis, istirahat gak sampai satu jam, masuk ruang seminar, terus langsung jalan-jalan. Tapi, rasa capek ini gak terasa gara-gara rasa seneng bisa nginjakin kaki di Kota yang dulunya Lautan Api ini :)


TAGS Dinner dengan Bos-Bos Blogdetik


-

Author

Follow Me