Serunya KKN menelurkan Buku “Rangperang Laok”

12 Jul 2012

kkn-umptbKuliah Kerja Nyata. Sebuah Mata Kuliah yang harus ditempuh setelah menempuh beberapa sks yang disyaratkan. Biasanya ditempuh di semester 7, itu yang saya tahu. Dan biasanya mahasiswa bakalan beranimo negatif sebelum berangkat KKN. Ditakut-takuti rasa enggan untuk hidup dipedesaan, kekurangan air tidak ada listrik, dan berbagai kesulitan yang lainnya. Dan kesulitan-kesulitan tersebut bakalan kita hadapi selama sebulan. Nah, dan saya, yang masih semester muda seperti ini, jadi ikutan terpengaruh dengan animo tersebut.

Namun, setelah membaca buku karya kakak senior saya [colek :wahyu alam], saya malah jadi ingin segera ambil KKN. Kalau biasanya kenang-kenangan suatu kelompok KKN itu vandel dan itu-itu saja. Mungkin terkadang juga jaket atau kaos, itupun jarang. Tidak ada sesuatu yang berbeda. Just one and only that.rl

Namun berbeda untuk kelompok ini. Mereka membuat sebuah kenang-kenangan yang bisa membuat saya dan mungkin juga anda menikmati sensasi KKN yang berbeda. Asyik, seru, haru jadi satu. Semuanya terekam dalam Buku berjudul Rangperang Laok karya kakak-kakak senior saya yang baru saja menjalani KKN di desa Rangperang laok, di Pamekasan. Mereka menamakan mereka Kelompok 14 dengan 13 anggota.

Saat membaca buku ini, jangan berharap anda bakalan terbawa dengan kata-kata penuh makna seperti Andrea Hirata dalam karya-karya indahnya. Buku ini sangat sederhana. Dengan kata, kalimat sederhana. Karena memang background mereka bukan penulis. Hanya 13 mahasiswa biasa dari jurusan yang berbeda-beda pula, yang memiliki ide keren untuk membuat sebuah buku tentang kisah lucu, unik, seru dan haru mereka.

Saya tidak pandai mereferensi suatu buku. Intinya buku ini bisa memotivasi anda yang belum KKN agar tidak takut dengan berbagai kesulitan saat KKN. Semuanya jadi easy jika dikerjakan bersama.

Sedikit mengutip paragraf yang berada di belakang buku ini.. :P

Buku ini menceritakan kondisi monografi desa Rangperang Laok dengan disertai kisah 13 mahasiswa berbeda latarbelakang jurusan dan keahlian yang menetap selama 27 hari. Lebih dari memperjuangkan sebuah nilai mata kuliah. Sebuah kisah, pengalaman, pelajaran, kekompakan, kesetiaan, persaudaraan, canda, tawa, tangis beradu dengan intelektualitas seorang mahasiswa menjadi sebuah racikan bumbu yang siap disantap bersama makanan bernama masyarakat desa Rangperang Laok.

Penasaran? Anda bisa langsung memesannya di nulisbuku.com


TAGS Rangperang laok buku rangperang laok pamekasan KKN kuliah kerja nyata


-

Author

Follow Me