Kegalauan dalam Blogilicious Madura

24 Jul 2012

Postingan ini hanya untuk meringankan rasa kegalauan saya yang masih merayapi sanubari. Padahal sudah hampir dua minggu berlalu. Dan hampir 2 minggu juga terdampar didalam draft :P

Jadi ceritanya begini..

blogilicious2Tanggal 7 Juli kemaren adalah hari penuh kegalauan dalam hidup saya. Gimana enggak galau. Dalam satu hari itu adalah hari bersejarah dalam hidup saya [sedikit lebay :P ]. Hari itu saya jadi panitia sebuah event gede, bertajuk #creativeblog yang mengajak para anak muda seperti saya ini untuk menjadi positive blogger yang nantinya menjadi ujung tombak dari bagian positive nitizen.

Yang jelas saya belum pernah ikut ini event, yang konon katanya ini sudah kali ke-dua diadakan. Event ini ialah Blogilicious. Yang hanya hadir di 7 kota untuk tahun ini. Dan Madura adalah tempat yang pertama kali disinggahi. Madura bukan kota loh!? saya takut anda salah paham. Bagian dari Madura, tepatnya Bangkalan menjadi singgahan pertama Blogilicious 2012. Gak perlu saya jelasin lagi, saya yakin loe udah tau tentang event keren ini lah [ di paragraf pertama kan udah saya jelasin..hoho].

Dan di hari itu juga, dirumah saya [di Pare, Kediri] sedang ada semacam khataman Al Quran, mengenang 13 tahun ayah saya yang telah berpulang ke Rahmatullah. Tiga belas tahun bukanlah waktu yang singkat. Ibu dan kakak-kakak saya berjuang untuk tetap menyekolahkan saya dan adek saya hingga tamat SMA. Dan bahkan hingga saya kuliah sekarang.

Dan disetiap tahunnya, di rumah saya selalu ada acara ini. Saya sangat menunggu hari itu datang di setiap tahunnya. Karena di hari itu, beberapa murid pondok, bahkan hampir semua murid salah satu pondok di Pare diundang ke rumahku. Tentu bersama Kiai-nya yang kebetulan sudah akrab dengan keluargaku dari ayah masih ada. Indahnya lantunan ayat suci dari murid-murid pondok ini selalu saya nantikan. Indahnya kebersamaan bersama seluruh saudara saya selalu saya impikan. Maklum, saudara saya banyak dan jarang sekali bisa berkumpul bersama. Jadi saat berkumpul di hari itu [selain hari raya dan hari besar lainnya] adalah moment yang saya nantikan.

Namun, beberapa bulan sebelum hari itu. Saya sudah meng-iya-kan untuk menjadi panitia Blogilicious. Ini suatu amanah saya paling tidak bisa meninggalkan amanah seperti ini. Suatu ke-galau-an yang sangat besar saat saya harus memilih pulang untuk berkumpul bersama keluarga dan mengenang bersama ayah saya atau tetap berkonstribusi dalam perhelatan blogilicious Madura.

Jawaban berbeda dari Ibu dan beberapa kakak saya. Ibu saya memperbolehkan saya tidak pulang, namun beberapa kakak saya menyuruh saya pulang. Gimana saya tidak resah.

Namun, karena ijin dari Ibu saya sudah saya kantongi. Dan berusaha menjelaskan ke kakak-kakak saya. Akhirnya saya diperbolehkan untuk tidak pulang..

admin twitter

Dan saya-pun tidak pulang. Menjalankan amanah itupun saya lakoni. Saya saat itu hanya didaulat sebagai admin twitter. Yang harus membuat semacam live tweet acara dan memilih beberapa kandidat yang layak untuk menjadi pemenang lomba live tweet. Namun, karena beberapa panitia sedang ada pembekalan KKN. Saya dan panitia lainnya merangkap kepanitiaan di hari pertama. Tentu agar acara ini tetap berjalan dengan lancar. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar.

Hari kedua-pun acara blogilicious tetap berjalan dengan lancar. Meski ada sedikit kendala, kesalahan dan lain sebagainya, yang memang wajar dalam sebuah acara besar, namun acara ini cukup berjalan dengan baik.

Dan yang paling mengesankan ialah saat saya mendadak dijadikan moderator. Baik di hari pertama maupun kedua. Tambah galau lagi dah..hehe

Awalnya, di hari pertama saya benar-benar tidak mau. Kenapa mendadak? Karena salah satu moderator yang merupakan ketupel acara keren ini mengalami kendala, kecelakaan sebelum hari H. Meski begitu, kerennya beliau tetap datang meski dengan kaki diperban.

Balik ke ke-galau-an saya..

Saya galau lah saat tiba-tiba disuruh jadi moderator. Mana pikiran saya masih di rumah juga. Tentu dengan semangat dari mas Itsnain, ketupel acara ini nich, dan mas Lukman, yang riwa-riwi sebagai sie acara, saya pun meng-iya-kan tawaran tersebut.

Jreng, tambah galau lagi saat ternyata yang saya moderator i itu om Kuncoro. Orang Penting dari Telkom. Bisa dibilang otak pengembang kontent di Telkom. Rasanya dag dig dug-lah. Jadi sebelum sesi beliau memberikan materi, saya sempatkan intik PDKT pada beliau. Alhamdulillahnya orangnya gaul abis. Enak di ajak ngomong, jadi cepat akrab. Keren dah om Kuncoro nich :)

blogilicious

Selanjutnya hari kedua, saya dipercaya jadi moderator lagi. Meski cuman satu sesi, tapi tetap saja saya masih merasa belum pantas, belum bisa. Nah, apalagi untuk kali ini saya memoderatori si empunya IDBlognetwork, pendukung utama acara Blogilicious ini. Mbak Mubdarika dan Om Kukuh. Dua orang ini oran penting dalam IDBlognetwork, mereka itu yang punya, foundernya. Tambah galau lah. Tapi, ini tantangan buat saya. Jadi sekali lagi dengan penuh rasa galau, saya iyakan untuk jadi moderator. Eh, ternyata saya bisa ..hehe

Intinya, Kita harus siap memilih dalam perjalanan hidup kita, toh hidup itu memang sebenarnya pilihan. Anda atau saya mau hidup dengan cara yang baik atau cara yang buruk itu juga pilihan. Semuanya penuh dengan pilihan. Dan setiap pilihan pasti ada konsekuensi yang harus diterima. Setiap ppilihan yang kita ambil pasti memiliki dampak bagi kita, baik positif maupun negatif. Ke-galau-an itu mungkin juga bakalan sering datang pada setiap langkah yang kita ambil. Jadi, kita memang kudu siap untuk memilih dalam setiap ke-galau-an hidup kita. #Ups , singkirkan rasa galau dalam hidup kita, jangan sampai galau merusak pikiran negatif kita. Loh, apa sich yang saya omongkan? Jadi nggladrah..hehe, maaf maaf..

Ternyata ke-galau-an saya dalam Blogilicious Madura kemaren ada hikmahnya. Saya bisa enambah pengalaman saya menjadi moderator di acarakeren beginian. Ditambah lagi saya jadi kenal dengan orang-orang keren dan penting seperti Om Kuncoro, Mbak Rika dan Om Kukuh. This is a Wonderful Experience..

*Makasih Ya Rabb yang telah memberikan kesempatan keren ini, makasih juga Ibuk yang sudah ngijinin saya gak pulang ke rumah, dan maaf bapak saya belum bisa berkumpul dengan kakak-kakak di rumah kemaren, meski begitu doa saya selalu untuk mu :)


TAGS Blogilicious Madura


-

Author

Follow Me