Potret Perempuan Madura

25 Sep 2014

Perempuan Madura tidak [] terlalu anggun dan berwibawa . Struktur tulangnya kelewat kasar untuk itu [dan] raut mukanya terlalu bebal. Gadis ciliknya jauh lebih halus, namun segera kasar begitu mereka tumbuh dewasa (J.S Brandts Buys, 1926/ dikutip dari buku Hubb de Honge, 2011).

Perempuan Madura. Mereka terkenal dengan paras sederhana dan oriental asli Indonesia. Berkulit gelap dan terkenal kasar. Paling tidak itu yang ada dalam pikiran sebagian besar orang. Dan menurut orang bule diatas dengan kalimatnya menuturkan pendapatnya tentang perempuan Madura.

wanita madura

Perempuan Madura. Saya mulai asyik mengamati sosok wanita Madura di desa tempat saya mengabdi. Dengan paras sederhana sesuai dengan tutur Bule dan orang-orang sebelum datang di pulau Madura. Mereka memiliki kharakteristik yang berbeda. Pekerja Keras. Sering membawa barang-barang di atas kepala tanpa ada kata berat dan pusing. Sangat berbeda dengan wanita modern jaman sekarang yang kemana-mana menenteng tas baik di tangan kanan maupun tangan kiri. Mereka membawa apapun diatas kepala, dan berjalan dengan tenang tanpa takut jatuh.

gadis madura

Perempuan Madura. Memiliki makna kecantikan tersendiri. Cantik dalam pandangan orang Madura. Mungkin tak sama dengan cantik dalam presepsi orang-orang dari daerah lain. Perempuan Cantik adalah seperti potre koneng potre Madura, pajalanna neter kolenang palembayya meltas mqnjalin, matana morka, alessa daun membha, bibirra jerruk salone (potre koneng (nama istri raja) utri Madura, cara berjalannnya sungguh gemulai, segemulai kayu rotan, matanya lentik, alis seperti daun membha, bibirnya seperti seiris jeruk.. ) [sumber : rampak-naong.blogspot.com]. Kalimat tersebuat saya dapat dari seorang penulis blog. Cantik menurut presepsi orang Madura adalah yang seperti potre kuneng.

Namun, yang paling menarik adalah inner-beauty-nya. Perempuan Desa Tagungguh. Dengan inner-beauty-nya mewakili wanita Madura, telah membuktikan kepada saya dan mungkin juga teman-teman sekelompok saya. Bahwasanya kecantikan natural dan dari dalam, jauh lebih penting.

Perempuan Madura sangat sangat menjaga diri. Zina merupakan pantangan, baik dalam alasan Agama maupun kultural ini sangat menyangkut harga diri. Dari sisi agama mereka sangat terbentuk dengan baik. Dan untuk menghindari itu, banyak perempuan dari desa ini yang menikah dalam usia muda. Tentu salah satunya untuk menjaga diri.

perempuan madura

Perempuan Madura dengan sangat takzim menurut dengan suaminya (bagi yang sudah menikah). Dan mereka tak kenal lelah, jika memang dirasa kebutuhan ekonomi tidak cukup dengan hanya mengandalkan pekerjaan suami, maka perempuan Madura akan ikut terjun mencari nafkah. Membuat Batik dan bertani adalah dua pekerjaan yang sering dilakukan oleh perempuan di desa Tagungguh. Keikhlasannya menjaga dapur tetap mengepul dan tetap merawat serta mendidik anak-anaknya adalah contoh bagi saya dan teman-teman KKN, bahwasanya inner-beauty sebenarnya jauh lebih penting daripada hanya bersolek begitu saja. Akan sangat baik jika mungkin keduanya bisa berjalan seimbang.


TAGS perempuan madura wanita madura gadis madura madura


-

Author

Follow Me