• 14

    Jan

    Pesona Destinasi Alam, Adat dan Ala Coffe Banyuwangi #Part2

    Akan tetapi, yang benar-benar membuat tempat ini istimewa adalah pengalaman ngopi-ngopi yang diciptakan Ben. Dia tidak sekadar meramu, mengecap rasa, tapi juga merenungkan kopi yang dia buat. Ben menarik arti, membuat analogi, hingga terciptalah satu filosofi untuk setiap jenis ramuan kopi. Filosofi Kopi Saat mengunjungi tempat ini saya teringat dengan “Filosofi Kopi” dari penulis wanita hebat di Indonesia, Dee. Bedanya di tempat ini tak sembarang orang bisa masuk. Kami, 15 dblogger yang berangkat dari Surabaya ini termasuk orang-orang yang beruntung karena bisa masuk ke dalam tempat istimewa se-istimewa orangnya. Tempat ini lebih mahsyur dengan nama “Sanggar Genjah Arum”. Om Iwan yang memiliki nama lengkap Setiawan Subekti ini sudah malang melintang di dunia pe
  • 2

    Mar

    Bakso Arema di Bangkalan emang Mantab

    Jalan-jalan. Hal yang paling menyenangkan bagi saya saat ini. Maklum. Dari kecil jarang banget yang berpergian. Nah, mumpung sekarang sedang dirantau. Saya manfaatkan hal ini. Tapi tetep ada batasnya. Dan kalau tidak event penting saya pasti gak ikut. Kemaren lusa. Mbak-mbak Kos ngajak Jalan-jalan Sore. Hanya sekedar ke Pusat Kota Bangkalan. Jadi, masih dalam satu kabupaten. Jadi, aku iyakan saja ajakan mereka. Saya rasa perjalanan ke Bangkalan cukup lama, jadi saya putuskan untuk makan dulu. Dan kami-pun berangkat. Awalnya tidak ada tujuan kemana. Hanya sekedar ingin menikmati sore di Pusat Kota. Tapi, karena salah satu mbak kos-ku lapar, jadinya mereka memutuskan untuk nyari Bakso. Awalnya aku gak pengen pesan, tadi kan abis makan. Tapi, setelah lihat Baksonya. Aku jadi kepengen. Kayakn
  • 1

    Mar

    Pengen Soto tapi Hiperkolesterol?? | Sotoji Solusinya

    Sotoji. Awalnya saya kira sotoji adalah salah satu kosakata baru. Semacam lebay, alay, narsis, sotoy, dan kosa kata baru lainnya. Karena banyak yang ngetweet dengan kata sotoji, saya jadi penasaran apa itu Sotoji. Dan ternyata saya salah. Sotoji adalah sebuah akronim. SOTO Jamur Instan. Halah, makanan apa lagi ini, fikirku. Awalnya biasa saja, gak ada repon baik dari saya. Namun, setelah searching apa itu Sotoji. Saya jadi tergoda untuk mencobanya. Kebetulan ada lomba blog dari Blogger Depok yang bekerja sama dengan Sotoji. Dan saya dapat mencoba merasakan Sotoji dengan memesan Samplenya. Tentu kesempatan ini enggak saya sia-siakan donk. Mumpung Gratis :P Setelah hampir sepekan, akhirnya Sotoji sampai juga di alamat saya. Pas banget saat saya sedang di rumah, liburan semester. Karena saat
  • 17

    Dec

    Jagung Madura itu banyak manfaatnya..

    Masih ingat dengan artikel saya dengan judul Jangan Salah dengan Madura?? Ya, pulau yang berada disebelah timur Laut Jawa ini ternyata menyimpan Harta Karun [baca : Anak Bangsa yang Hebat-hebat]. Dan tak kalah dari daerah-daerah lain. Pulau ini menyimpan Kekayaan Kuliner yang tak kalah dari daerah anda :) Eits, saat saya menyebut Kekayaan Kuliner Madura, mungkin yang terbayang dalam benak anda adalah Sate dan Soto. Ya kan?? Ayoo ngaku..hehe But, Jangan Salah dengan Madura. Madura tak hanya memiliki Sate dan Soto dalam bidang Kuliner. Tak juga hanya Bebek Sinjay yang Termasyur di seantero Negara ini. Ia juga memiliki makanan-makanan unik yang mungkin bakalan jarang ditemui di daerah lain. Misalnya saja Nasi Jagung. Sewaktu aku di rumah, ibu sering sekali membuat Nasi Jagung. Ya, Makanan kh
  • 31

    Oct

    Jangan Salah dengan Madura

    Madura. Kebanyakan orang mendefinisikan sebuah pulau yang dihuni oleh orang-orang yang jauh dari kehidupan perkotaan yang penuh akan kemajuan Teknologi. Banyak orang yang mengira orang Madura itu Udik alias Ndeso, yang bisanya hanya bekerja kasar-kasaran. Wanita Madura-pun memiliki karakteristik yang berbeda. Mereka juga pekerja keras. Saya banyak menemui wanita-wanita disini membawa barangnya diatas kepala. Jarang atau bahkan mungkin wanita-wanita dari daerah lain merasa tidak mungkin melakukan hal itu, termasuk aku. Dan dulu aku-pun menganggukan kepala tanda setuju. Karena aku tak tahu. Tapi, hal ini tertepis sudah saat aku hidup sini (+- 2 bulan). Why? Karakter orang Madura yang dulunya aku fikir kasar, ndeso, ketinggalan teknologi, dan intinya mereka adalah orang yang terpelosok.
-

Author

Follow Me